Langsung ke konten utama

Tradisi Tahunan, Kirab Ruwahan di Sambilegi Kidul Berlangsung Meriah Usai Covid-19

 

Sambilegi- Dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1444 Hijriyah masyarakat di Kelurahan Maguwoharjo, Depok, Sleman Yogyakarta mengadakan upacara adat Ruwahan pada Minggu, 19 Maret 2023. Kegiatan ini, diikuti oleh warga dari  Dusun Sambilegi Kidul dan Sambilegi Lor se-Kelurahan Maguwoharjo. Kirab Ruwahan atau Nyadran ini merupakan kegiatan adat dan budaya tahunan, yang dilaksanakan untuk menyambut datangnya bulan Ramadan. Kegiatan ini berbentuk Kirab atau Pawai. Tradisi ini telah dilakukan selama bertahun-tahun yang menggabungkan antara kepercayaan adat dan ajaran agama Islam dan dijaga kelestariannya sampai sekarang serta masih dijalankan terutama di daerah pinggiran atau pedesaan.


Tradisi ini memiliki tata cara yang unik di tiap daerah, namun sebagian besar memiliki konsep yang sama, begitu pula di kelurahan Sambilegi ini, yaitu untuk mendoakan para leluhur mereka dan berbagi sedekah dengan orang-orang sekitar. Dalam budaya Jawa, mendoakan orang tua, kakek, nenek, dan para leluhur  merupakan bentuk penghormatan. Selain itu, kegiatan ini juga mengusung harapan agar umat Islam bisa menjalankan puasa tahun ini tanpa adanya halangan apapun.


Kirab Ruwahan dimulai dari Balai Dusun dan mengarah ke makam leluhur di Desa. Masyarakat mengenakan pakaian adat Jawa sambil membawa hasil alam dan cemilan yang disusun menjadi gunungan. Kirab Ruwahan ini dipimpin oleh pasukan Bregada Sambiraharja yang dimulai dari  rumah  Dukuh Sambilegi Lor, kemudian berjalan keliling seputaran Sambilegi Lor dan Sambilegi Kidul, dan berakhir di makam leluhur yg berada di wilayah Sambilegi Kidul dan Sambilegi Lor.


 


Setelah sampai di makam, masyarakat memperebutkan gunungan hasil bumi dan makanan yg ditampilkan dari perwakilan empat RW di seputaran makam. Selain gunungan, masyarakat juga menyajikan jajanan pasar dan minuman yang disediakan oleh sembilan RT, dimana setiap RT menyediakan dua tampah jajananan pasar dan dua wadah besar minuman. Ruwahan tahun ini termasuk meriah karena melibatkan semua kelompok yg ada di Sambilegi Kidul dan Sambilegi Lor. Dana yang dikeluarkan sebesar Tiga Ratus Ribu Rupiah untuk setiap RT yang berada di wilayah Sambilegi Kidul dan Sambilegi Lor dimana terdapat ada sembilan RT dan empat RW. 

 

Menurut Bu Setyati, warga lokal di Sambilegi mengatakan bahwa Ruwahan tahun ini meriah, "Ruwahan tahun ini meriah dan ramai  apalagi dua tahun kemarin sempat ditiadakan karena Covid-19, yang hadir juga banyak sekitaran 400 sampai 500 orang", ucap Bu Setyati. Jika dilihat dari dua tahun sebelumnya  masyarakat yang ikut memeriahkan Ruwahan ini memang lebih banyak ini terlihat dari gunungan hasil bumi dan makanan berjumlah empat sedangkan dua tahun sebelumnya hanya dua gunungan. Selain itu, Ruwahan ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat sekitar Sambilegi saja tetapi masyarakat dari luar pun banyak yang menyaksikan Kirab Ruwahan ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERDAYA BERSAMA PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM, MAHASISWA UIN SUNAN KALIJAGA MELAKUKAN PELATIHAN SOMETING

Dokumentasi Pelatihan Someting Yogyakarta-Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam angkatan 20 melakukan Praktik Pengembangan Masyarakat (PPM) di KWT Arimbi binaan CSR Pertamina Adisucipto yang berlokasi di Sambilegi Kidul, Maguwoharjo, Sleman. Kegiatan PPM ini dilakukan selama 2 semester yaitu di semester 5 dan 6. Untuk semester 6 PPM dimulai pada bulan Februari dan selesai pada bulan Juni 2023. Selama kegiatan PPM, mahasiswa Prodi PMI melaksanakan pelatihan SOMETING. Pelatihan Sosial Media Marketing (SOMETING) merupakan sebuah program pelatihan yang ditujukan untuk ibu-ibu KWT Arimbi agar lebih mengenal dan memahami sosial media marketing baik dasar-dasar teknik yang digunakan, penerapannya, dan manfaatnya untuk meningkatkan penjualan produk KWT Arimbi.   Pelatihan ini ada dikarenakan kurangnya keahlian dan pengetahuan ibu-ibu KWT ARIMBI mengenai teknologi. Ibu Setyati selaku Sekretaris KWT Arimbi mengatakan pelatihan ini sangat dibutuhkan, “Di KWT ARIMBI ini,...

MAHASISWA PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM MENGADAKAN PELATIHAN "SOSIAL MEDIA MARKETING"

Dokumentasi Pelatihan Someting Yogyakarta – Belasan peserta dari ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Arimbi menghadiri kegiatan ’Pelatihan someting (Sosial Media Marketing ) yang digelar oleh Kelompok Praktik Pengembangan Masyarakat CSR Pertamina Adisucipto, Rabu (22/3). Kegiatan yang berlangsung di Balai Dusun Sambilegi Kidul dihadiri oleh Dosen Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Beti Nurhayati, M.A. Hadir sebagai pemateri, Bu Beti Nurhayati memberikan materi tentang pengenalan atau sosialisasi tentang sosial media marketing dan pemahaman pemasaran kepada ibu-ibu Kelompok Wanita Tani Arimbi. Bu Beti menyebut pelatihan sosial digital marketing ini bisa menjadi salah satu cara untuk memasarkan produk-produk hasil olahan tanaman yang ada di Dangau Minahorti. ”Ada beberapa cara yang dapat dilakukan ketika ingin berjualan secara online. Yang pertama, menyiapkan toko di platform , menyiapkan foto produk, menyiapkan data stok, laporan keuangan, membangun kepercayaan konsumen, membangun awareness...